Perbedaan Bleaching dan Veneer

Gigi yang putih menjadi salah satu daya tarik untuk tampil lebih sempurna. Banyak pasien baik wanita maupun laki-laki ingin merubah warna giginya menjadi lebih putih. Dalam kedokteran gigi, terdapat dua perawatan yang dapat dipilih untuk kasus dimana pasien menginginkan warna giginya menjadi lebih putih. Perawatan tersebut antara lain Bleaching dan Veneer. Namun, apasih perbedaan dari kedua perawatan tersebut?

    Bleaching merupakan prosedur memutihkan gigi menggunakan bahan aktif seperti Hidrogen Peroksida. Terdapat dua jenis bleaching, yaitu in-office dan home bleaching. In-office bleaching dilakukan di klinik gigi oleh dokter gigi dan home bleaching dilakukan di luar klinik oleh pasien sendiri. Perubahan warna dengan menggunakan perawatan bleaching akan menghasilkan warna gigi yang lebih putih natural yang bersifat sementara. Warna putih yang dihasilkan dari perawatan bleaching dapat bertahan kurang lebih 4-6 bulan tergantung pada makanan, minuman, dan kebiasaan pasien. Perawatan ini dapat dilakukan 2-3 kali dalam setahun. 

    Berbeda dengan bleaching, perawatan veneer adalah prosedur yang dapat merubah bentuk dan warna gigi dengan cara melapisi permukaan terluar dari gigi. Selain itu, veneer juga dapat dilakukan untuk menutup diastema / celah dan memperbaiki posisi gigi pada beberapa kasus. Terdapat 2 jenis veneer, yaitu direct dan indirect. Untuk veneer direct, pembuatannya dilakukan langsung di mulut pasien dengan menggunakan bahan resin komposit sedangkan untuk veneer indirect membutuhkan proses pembuatan di laboratorium dan menggunakan bahan porcelain. Baik veneer direct maupun indirect membutuhkan prosedur pengambilan sebagian jaringan gigi untuk menyediakan ruang bagi bahan veneer. Sehingga hasil akhir veneernya tidak terlalu tebal. (Gambar 1).

    Warna gigi pada veneer bisa ditentukan sesuai dengan keinginan Dentalosophers dan relatif lebih stabil dibandingkan bleaching. Untuk daya tahannya, veneer direct dapat bertahan hingga 2-3 tahun sedangkan veneer indirect dapat bertahan hingga kurang lebih 10 tahun. Namun, tidak semua kasus gigi dapat dilakukan perawatan veneer, terdapat beberapa indikasi dan kontraindikasi dari perawatan ini. Nah, sebelum melakukan prosedur ini sebaiknya Dentalosophers berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi untuk mengetahui perawatan manakah yang terbaik untukmu. Tim dokter gigi Dentalosophy akan memberikan rekomendasi manakah perawatan yang tepat untuk kamu!

Gambar 1. Indirect Veneer

Credit:Alexandr Mitiuc Рstock.adobe.co Copyright:©Alexandr Mitiuc Рstock.adobe.com

Masih bingung perawatan apakah yang cocok untuk kamu? Kamu bisa melakukan konsultasi gratis via WA dengan tim dokter gigi kami loh. Klik disini untuk informasi lebih lanjut!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *